CCTV Analog
CCTV Analog

CCTV Analog adalah kamera tradisional yang digunakan dalam sistem CCTV. Ini mengirimkan video melalui kabel ke VCR atau DVR

Kamera analog secara keseluruhan memiliki kualitas yang lebih rendah daripada kamera IP, tetapi berperforma lebih baik dalam kondisi cahaya redup. Kamera analog memiliki rentang situs yang lebih terbatas dan tidak menawarkan kejelasan zoom-in dari kamera IP. Jika Anda memperbesar gambar analog, Anda akan mendapatkan gambar yang lebih berbintik dan terdegradasi. Ini tidak seperti yang Anda lihat di acara polisi TV. Jika Anda menggunakan kamera analog, Anda tidak akan mengenali wajah pelaku dengan memperbesar.

analog kamera 2
Beberapa CCTV Analog memerlukan dukungan perekam Digital Video Recorder(DVR) untuk menangani manajemen perekaman

CCTV Analog terbatas pada resolusi standar NTSC / PAL 720 x 480 piksel (NTSC) / 575 (PAL) atau 0,4 megapiksel (4CIF). Resolusi kamera analog berkisar dari 420 hingga 700; yang pada akhirnya dapat menghasilkan gambar yang tajam.

CCTV Analog beroperasi melalui kabel coax. Mereka juga dapat bekerja melalui kabel twisted-pair atau dengan koneksi nirkabel, tetapi itu menghasilkan resolusi yang lebih rendah.Kamera analog tradisional beroperasi melalui kabel coax. Mereka juga dapat bekerja melalui kabel twisted-pair atau dengan koneksi nirkabel, tetapi itu menghasilkan resolusi yang lebih rendah.

CCTV Analog

Kemudahan instalasi
Security
Keandalan
Cost

Persyaratan Bandwidth Lebih Rendah: File video rekaman analog cenderung lebih kecil, dan dikirim ke DVR melalui coax alih-alih LAN, jadi mentransmisikannya tidak memerlukan banyak bandwidth dan tidak terlalu membebani jaringan Anda. Selain itu, DVR juga biasanya hanya mengirimkan informasi dan menggunakan bandwidth saat seseorang menonton video, bukan secara konstan.

Lebih Banyak Pilihan Desain: Dengan lebih banyak variasi desain kamera analog, Anda mungkin akan lebih mudah menemukan model kamera dengan semua fitur yang Anda butuhkan dengan biaya lebih rendah.

  • Portabel
  • Kabel CAT
  • Wifi Conection
  • Cloud Storage
  • Network Camera
  • Analog Camera

Pengkabelan: Karena kamera harus dihubungkan ke catu daya dan DVR melalui kabel, Anda cenderung memiliki banyak kabel yang harus ditangani, bahkan jika Anda menggunakan kabel yang menggabungkan video dan daya. Selain itu, kabel coax biasanya lebih mahal daripada kabel Cat 5 atau 6 yang digunakan untuk sistem digital.

Kualitas Gambar: Kualitas gambar pada kamera analog cukup rendah. Kebanyakan smartphone saat ini memiliki resolusi yang lebih tinggi. Akibatnya, detail di kejauhan mungkin tidak jelas, sehingga sulit untuk mengidentifikasi tersangka potensial dalam insiden dengan tingkat keyakinan yang tinggi. Apalagi, tidak ada zoom digital. Jika Anda mencoba memperbesar sesuatu pada video analog, kemungkinan besar Anda akan mendapatkan gambar yang bahkan lebih buram dan berbintik.

Area Cakupan: Biasanya, kamera pengintai analog memiliki bidang pandang yang jauh lebih sempit daripada kamera digitalnya, jadi Anda mungkin membutuhkan lebih banyak kamera untuk mencakup area yang Anda butuhkan.

Batasan Pemosisian: Karena kamera analog perlu disambungkan ke DVR, Anda harus menjaga kamera ini dalam jarak yang wajar dari perangkat, atau Anda berisiko mengurangi keandalan sambungan. Akibatnya, Anda menjadi lebih terbatas di mana Anda dapat menempatkan kamera.

Batasan Port: DVR hanya memiliki begitu banyak port, jadi Anda hanya dapat menghubungkan sejumlah kamera ke mereka. Jika Anda ingin melebihi angka ini, Anda mungkin harus mendapatkan DVR kedua.

Lihat Juga Teknologi CCTV lainnya : Network Camera